Puncah Harlah ke-46, Imade Uin Walisongo Gelar Pengajian Umum

DOK. Medinfo Uin Walisongo Semarang 

Demak, Minggu 20/07/25 Imade Uin Walisongo gelar pengajian dan tasyakuran dalam rangka peringatan hari lahir (HARLAH) yang ke 46. Acara ini bertempat di serambi masjid Agung Demak. Dengan menghadirkan Bapak Fathan selaku pembicara dan mengusung tema “Menjalin Kekeluargaan Bersama, dalam mengukuhkan Moralitas, menuju IMADE berintegritas.

Acara ini di buka dengan penampilan dari tim hadrah Remasade Entertainment Demak, dilanjut dengan pembacaan ayat suci alquran, tahlil dan doa, menyayikan lagu Indonesia raya dan mars Imade, sambutan-sambutan, tasyakuran dan maulidur rasul, di lanjut dengan mauidhoh hasanah dan penutup.

Anggies selaku ketua umum  Imade uin walisongo Semarang menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh masyarakat yang turut meramaikan acara harlah ini.

“terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir, takmir masjid dan organisasi kemasyarakatan yang turut membantu”, ucapnya.

Ia juga menyampaikan, bahwasannya pengajian ini merupakan puncak harlah imade uin walisongo setelah melalui serangkaian acara.  

“Sebelumnya terdapat serangkaian acara menuju puncak harlah, diantaranya desain kaos, bakti sosial yang dilaksanakan di  Timbul Sloko, lomba artikel dan punak harlah yaitu pengajian umum”, tambahnya.

Takmir Masjid Agung Demak, bapak KH. Masrohan yang juga salah satu alumni UIN Walisongo, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pemuda saat ini merupakan aset bangsa untuk menjadi pemimpin yang akan datang.

“pemuda saat ini harus berani menggandeng pemerintah untuk menggait masyarakat dan juga pemerintah setempat, untuk membawa perubahan melalui ide yang kita berikan”, terangnya.

Acara ini kemudian dilanjut dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh ketua umum Imade walisongo kepada ketua takmir masjid agung Demak. Sebagai simbol peringatan HARLAH yang ke 46  imade uin walisongo Semarang, dengan harapan seiring bertambahnya usia, Imade uin walisongo semakin solid dalam pergerakan, unggul dalam kontribusi, serta senantiasa menjadi organisasi yang mencerminkan nilai intelektual, religius dan kebersamaan.

Puncak harlah ini kemudian di tutup dengan mauidhoh hasanah dan juga doa yang disampaikan oleh KH. Fathan.


Penulis: Siti Aniqotussolehah


 


 

Komentar

Postingan Populer