SYEKH ABDUL QODIR JAILANI DAN ANGLING DARMA

(Sumber: Google)
Writer: Badrus Saufil Muhtadin


Ada satu fragmen cerita Syekh Abdul Qodir Jailani yang mengingatkan saya pada serial Angling Darma. Dalam episode pertama serial tersebut, seperti kita ketahui, Angling Darma mendapat ajian “ilmu aji senyawa” dari Naga Bergola setelah naga itu dikhianati oleh istrinya.
Ajian itu kemudian memang membuat celaka Angling Darma. Istrinya, pada suatu malam percumbuan tersinggung dengan tawa Angling Darma. Dia pada dasarnya menertawakan cicak yang cemburu pada mereka. Saat Angling Darma bilang bahwa ia mampu mendengar suara binatang, istrinya merengek, minta ditularkan ilmu tersebut.

Wasiat Naga Bergola jelas, ilmu itu tidak bisa diberikan kepada siapapun. Istri Angling Darma ngambek, lalu bunuh diri, nyemplung pada api. Angling Darma pada saat itu juga hampir ikut bunuh diri bersama istrinya, tapi ia sadar setelah mendengar sindiran dari sepasang kambing.

Dengan ajian itu, Angling Darma memiliki kesaktian diatas rata-rata. Suatu ketika para pendekar bertarung memprebutkan seorang tabib, Suliwa. Barang siapa menang, maka ia berhak mendapatkan tabib itu. Angling Darma kemudian ikut turut andil. Ia, dengan kesaktiannya, dapat membaca semua jurus yang dimiliki para pendekar itu. Bahkan ia beberapa kali mengoreksi jurus pendekar yang kurang tepat. Dengan kemampuan itu, Angling Darma kemudian memenangkan pertempuran itu.

Penggalan cerita diatas mirip dengan cerita Syekh Abdul Qadir Jaelani. Beliau pernah diundang 100 ahli fikih dari Baghdad. Masing-masing menyiapkan satu pertanyaan untuk Syekh Abdul Qadir Jaelani. Saat syekh datang, dari dadanya memancar sinar yang menerangi dada para ulama tadi. Seketika mereka lupa dengan pertanyaan yang telah disiapkan.
Syekh Abdul Qadir Jaelani kemudian naik keatas kursi sembari menjawab pertanyaan mereka masing-masing.
 Mereka baru ingat lagi pada pertanyaan mereka. Semenjak peristiwa itu mereka mengakui kealiman Syekh Abdul Qadir Jaelani.

Bagaimana Syekh Abdul Qadir Jaelani membaca pertanyaan dari para ahli fikih, Seperti Angling darma membaca jurus para pendekar ? tentu jawabannya adalah karena Syekh Abdul Qodir Jaelani adalah seorang wali yang memiliki keistimewaan dari Allah Swt berupa Karomah sebagaimana Angling darma yang mendapat ajian “ilmu aji senyawa” dari Naga Bergola. 


Komentar

Postingan Populer