Hujan Siapa Hujan
Adakah katup awan pecah
Ataukah awan tengah lara
Menderai rasa yg tak kunjung ada obatnya
Semalam suntuk manusia hina memikirkannya
Deras, memang deras
Tandas orang tua nan waras
Apa gerangan awan ini tak henti-henti?
Hingga sekoci senada dengan nadi
Mawas diri kian lelungai
Tangisan awan tak ada tanda selesai
Bilik rumah pula tak ada celah
Semakin menggila kau ini hujan !!
Tangkasnya..
Puan datang bersemayam selimut
Barangkali kau geram meraut
Helios bukan tak gumam
Barangkali ia tengah bercanda dengan bualan sajak semalam
Sedikit bumbu rasa syukur
Mungkin dapat kau tabur
Agar tak ada kufur
di pekarangan lubuk mu
Puan..
Hujan siapa hujan?
Penulis: Saiful Zakariya (Anggota Devisi Kajian dan Wacana)


Komentar
Posting Komentar