Bekali Kader, IMADE Walisongo Adakan Training Of Leadership
Foto bersama pemateri dan peserta
training of leadership
Demak, imadewalisongo.blogspot.com – Dalam rangka membekali kader , IMADE (Ikatan Mahasiswa Demak) UIN Walisongo selenggarakan Training Of Leadership (Red: TL) 2020 dengan mengangkat tema “Membentuk Kepemimpinan Sebagai Agen Perubahan untuk IMADE yang Visioner dan Komunikatif”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu, 12 Januari 2020 bertempat di Aula kantor kelurahan Kalicilik, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak.
Ketua panitia, Muhammad Firin menuturkan bahwa kegiatan ini diadakan untuk membekali kader IMADE dalam kepengurusan satu periode kedepan dan persiapan sosialisasi kampus ke sekolah-sekolah mendatang.
“TL ini bertujuan untuk mempersiapkan seluruh anggota IMADE dalam menjalankan kepengurusan satu periode kedepan dengan membekali lewat materi leadership serta public speaking yang akan sangat berguna jika nanti terjun langsung ke sekolah-sekolah yang ada di Demak untuk mengadakan sosialisasi kampus”, ucap mahasiswa yang akrab disapa Firin.
Pelaksanaan TL tahun ini terdapat dua materi yakni leadership dengan pemateri M. Khoirul Anam dan public speaking dengan pemateri Zidan Muhyidin. Mengonsep acara dengan sistem materi-praktek agar kader IMADE tidak hanya mendapatkan teori saja namun juga bisa mempraktikkannya.
Zidan Muhyidin saat penyampaikan materi public speaking memberikan beberapa tips yakni; Berani maju, sistematis dan bisa mempengaruhi. Pada sesi praktek public speaking beberapa kader dipersilahkan maju kedepan kemudian diberi tantangan seperti menjadi seorang pemimpin (misal, Lurah ataupun Bupati) yang memberikan pengarahan kepada rakyatnya yang terdampak banjir, menjadi seorang penyuluh narkoba di SMP dan menjadi seorang sales kosmetik yang sedang mempromosikan produknya di ibu-ibu PKK.
Materi yang kedua yakni leadership dimana pemateri, M. Khoirul Anam menyampaikan bahwa seorang leader harus bisa memiliki 4 sifat yakni Konseptor, provokator, eksekutor dan motivator.
Shariyatut Diana selaku koordinator devisi kajian dan wacana menambahkan bahwa TL merupakan program kerja dari devisinya yang pada tahun ini dikemas sedikit berbeda dari tahun sebelumnya agar bisa lebih menarik.
“Tahun-tahun sebelumnya memang TL sudah diadakan dan ini merupakan tahum ke-3 hanya saja untuk tahun ini dari panitia ada sedikit perubahan konsep dimana dari setting tempat duduk kita buat bentuk letter U agar interaksi audience dengan pemateri bisa lebih menggena kemudian kita juga selinggi dengan games leadership agar teman-teman bisa belajar tentang leadership dengan cara yang menyenangkan”, tuturnya.
Writer: Shariyatut Diana


Komentar
Posting Komentar