Lomba Menulis Sejarah Desa
Indonesia kaya akan sejarah. Setiap daerah atau wilayah bukan sekadar tumpukan rumah atau batu yang bisu. Juga bukan sebatas gugusan alam yang pasrah ketika dijarah. Tanah, gunung, bangunan, jalanan, nisan, sungai, dan apapun yang seolah terserak begitu saja, bisa jadi memendam kisah masa lampau. Mereka bisa bercerita tentang masa lalu, baik yang riang maupun yang muram. Mereka akan berbicara sepanjang kita mengajak bercakap. Tentu bercakap dalam artian metafor.
Begitu pun dengan desa dan kampung yang tersebar di seluruh nusantara. Mereka sangat mungkin mempunyai kisah dan sejarah yang menarik untuk disampaikan dan disebarluaskan. Memang telah banyak yang menulis tentang kampung atau desa bersejarah. Namun, tidak menutup kemungkinan banyak pula desa atau kampung yang luput dari bidikan para sejarawan, peneliti, ataupun jurnalis, sehingga tidak terbaca oleh publik luas, khususnya desa yang ada di wilayah kabupaten Demak.
Karena itulah Imade Walisongo mengundang Anda semua sedulur Imade Nusantara untuk mengirimkan tulisan bertema “Mengungkap Sejarah Desa Untuk Peradaban Demak Yang Lebih Maju.” Tulisan terpilih akan dimuat di laman Website Imade Walisongo, ruang yang memang kami sediakan kepada publik yang tertarik untuk menulis. Periode penulisan dengan tema ini berlaku mulai tanggal 22 Agustus sampai 2 Oktober 2019. Dalam jangka satu bulan ini, marilah berkontribusi untuk Demak yang lebih progresif.



Komentar
Posting Komentar